Karena semua berawal dari cerita…

November 10, 2009

kisah klasik

Filed under: Uncategorized — karinidya @ 9:49 pm

kamu.

kamu yang selalu bisa membuatku tersenyum

bukan karena penampilan kamu

bukan karena gerak-gerik kamu

tapi karena sesuatu di dalam diri kamu

iya. ini untuk kamu. judulnya kisah klasik.

kamu.

sampai saat ini masih seperti magnet

walaupun kali terakhir kita bertemu beberapa tahun yang lalu

walaupun kita hanya bicara lewat dunia maya atau teknologi komunikasi

Dalam kisah klasik yang kamu buat, kamu manusia dan aku bintang, bukan begitu?

tapi jika aku yang membuat kisah klasik itu, aku lebih suka menyebut kamu ksatria dan aku puteri

agar kamu masih bisa memberiku lolipop saat aku merajuk

agar kita bisa melihat bintang jatuh bersama seperti dalam buku yang kamu kenalkan padaku

tapi ternyata kisah klasik yang kamu buat lebih masuk akal

dan aku tidak pernah menyesali kisah klasik kita

kisah klasik itu kamu akhiri dengan menepuk punggungku

dan berharap aku tegar saat itu

namun aku terlalu lemah

masih butuh bantuan kamu untuk berdiri

hingga aku pernah sangat marah padamu

hingga aku sering menyebutmu “liar”

hingga aku sering melarikan diri darimu

itu semua untuk menyembunyikan kelemahanku

:)

saat ini aku sudah mengerti maksud kamu dulu

lucu rasanya sempat marah padamu

terima kasih Jadur

kamu membuat kisah klasik kita begitu indah

dedicated to : jadur.

maap, cuma bisa bikin ini. makasi ya. makasih banyaakk untuk semuanya.dari lolipop sampai nasehat yang paling mantaaaaaap..i like you full…semoga kita bisa terus berteman…:)

Repost

Filed under: Uncategorized — karinidya @ 11:54 am

ini udah pernah saya posting…tapi saya apus.

post lagi ah…buat kenang2an…:)

Surat untukmu dan untuknya

Sudah hampir 365 kali bumi ini berputar  sejak kau memutuskan untuk meninggalkanku

Dan sejak itu pula aku terkulai di tempat yang sama hingga saat ini

Sudah beku rasanya air mata ini jika sekarang aku mengingat dirimu

Aku harus berdiri lagi seperti dulu untuk meraih mimpi-mimpi yang pernah kuceritakan padamu

Aku ingin berlari jika aku bisa

Karena terlalu lama aku duduk dan tenggelam dalam sebuah lamunan tentangmu

Aku sering mendengar orang-orang berceloteh “hidup ini pilihan”

Dan kau pun pernah berkata “hidup ini pilihan”

Dan kau telah memilih “dia” sayang…

Kau telah memilih untuk membangun “dia”, membuatnya menjadi lebih indah dengan meninggalkanku

Padahal tak pernah sekalipun aku meminta kau memilih

Karena sebenarnya, aku ingin kau menganggap aku dan “dia” bagai sendok dan garpu

Saling melengkapi

Namun sepertinya kau menganggap kami seperti api dan air

Jika disatukan akan saling meniadakan

Kau telah menetapkan pilihanmu sejak hari itu

Dan sekalipun kau tak pernah mengubah pilihanmu hingga hari ini

Aku menghargai pilihanmu

Mungkin ini yang membuatmu lebih hidup

Terima kasih sayang kau telah mengajarkanku banyak hal

Saling mengerti, saling menerima, sabar, dan selalu bersyukur

Sungguh, kau memiliki arti penting dalam hidupku

Maafkan aku karena dulu aku sering membuatmu marah

Maafkan aku karena dulu aku sering membuatmu kecewa

Maafkan aku karena aku tak bisa menjagamu seperti kau menjagaku

Jika sudah saatnya dia datang

Aku berjanji untuk tidak mengecewakannya

Aku berjanji untuk menjaganya seperti kau menjagaku

Aku berjanji untuk membuatnya percaya bahwa aku dan “pilihanmu” bagai sendok dan garpu

Hingga dia tak akan pernah berpikir untuk meninggalkanku

kangeeeeeeeeeen

Filed under: Uncategorized — karinidya @ 11:41 am

hari ini saya membuka friendster saya…

hahahahaha, kangen banget sama diri saya yang dulu kalo liat-liat profil friendster.

apalagi kalo liat blog di friendster.

i miss me in my past. hahahaha…aneh bener ya.

sepertinya yang ada di pikiran saya jaman dulu cuma komik, kuliah, senang-senang, teman-teman…

kalo yang ada di pikiran saya saat ini pengangguran (T_T)…

“sudah asin lidah ini, ingin kembali cicipi teh”

belum siap saya jadi manusia berumur 22 tahun yang harus memikirkan cari duit, cari achievement, cari jodoh, dan cari-cari yang lainnya…

enakan 17 tahun, 18 tahun, 19 tahun, dan 20 tahun…masih bebas. Bebas ngapa-ngapain.

miss being my past.

 

Blog at WordPress.com.